🇮🇩 PRESIDEN SOLUSI

Katalog Lengkap

108 SOLUSI
PRESIDEN

Seluruh program dan kebijakan yang tercatat dalam buku “Presiden Solusi: Problem Solving ala Prabowo Subianto” (Cetakan Ketiga, Juli 2026).

Kesehatan & Gizi7 solusi

  1. #4

    Masalah

    Sistem informasi kesehatan di Indonesia selama ini terfragmentasi karena setiap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes)—baik puskesmas, klinik, rumah sakit, maupun laboratorium—menggunakan aplikasi Rekam Medis Elektronik (RME) yang terpisah tanpa standar data yang seragam. Kondisi ini menciptakan isolasi data (data silo), memaksa pasien mengulang tindakan atau tes medis ketika berobat ke fasyankes berbeda, serta menyulitkan pemerintah dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat secara real-time dan menyeluruh.

    Solusi

    Sebagai solusi, Kementerian Kesehatan mengembangkan platform SATUSEHAT sebagai ekosistem integrasi data kesehatan berbasis standar internasional FHIR (Fast Healthcare Interoperability Resources) dan terminologi medis baku. Platform ini menghubungkan seluruh sistem RME fasyankes di Indonesia sehingga riwayat medis pasien dapat dipertukarkan secara terintegrasi, aman, dan berkesinambungan dalam satu identitas unik (Single Identity).

  2. #85

    Masalah

    Sekitar ~100.000 warga Indonesia meninggal setiap tahun karena tuberkolosis. Dimulai tahun 2025, dijalankan program nasional penuntasan tuberkulosis dengan anggaran deteksi dan pengobatan TBC naik 10x dari baseline 2024. Presiden lantik ahli kesehatan paru Dr. Benny Octavianus jadi Wakil Menteri Kesehatan.

    Solusi

    Sekitar ~100.000 warga Indonesia meninggal setiap tahun karena tuberkolosis. Dimulai tahun 2025, dijalankan program nasional penuntasan tuberkulosis dengan anggaran deteksi dan pengobatan TBC naik 10x dari baseline 2024. Presiden lantik ahli kesehatan paru Dr. Benny Octavianus jadi Wakil Menteri Kesehatan.

  3. #86

    Masalah

    Ramai anak sekolah keracunan MBG di bulan September 2025 saat program MBG sudah capai 20 juta penerima per hari. Langsung revisi petunjuk teknis (juknis) MBG agar melarang penggunaan bahan baku rawan beracun, peningkatan jumlah sajian secara bertahap untuk dapur baru, dan tambahkan satu Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi. Target Presiden adalah 0 keracunan MBG walau sudah 82 juta orang (100% target penerima) terima MBG setiap hari.

    Solusi

    Ramai anak sekolah keracunan MBG di bulan September 2025 saat program MBG sudah capai 20 juta penerima per hari. Langsung revisi petunjuk teknis (juknis) MBG agar melarang penggunaan bahan baku rawan beracun, peningkatan jumlah sajian secara bertahap untuk dapur baru, dan tambahkan satu Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi. Target Presiden adalah 0 keracunan MBG walau sudah 82 juta orang (100% target penerima) terima MBG setiap hari.

  4. #87

    Masalah

    Lebih dari 90% warga tidak lakukan cek kesehatan setiap tahun.

    Solusi

    Program cek kesehatan gratis mulai Februari 2025 yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga sekali setahun, di Puskesmas terdekat dengan pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat. Di targetkan 130 juta masyarakat ikut CKG di 2026. Sumber data: Kementerian Kesehatan

  5. #88

    Masalah

    Banyak Kabupaten tidak memiliki fasilitas mengobati penyakit jantung. Upgrade 66 rumah sakit di 66 Kabupaten Kota di tahun 2025 dan 2026 lengkap dengan fasilitas dan dokter spesialis tindakan jantung untuk pemerataan layanan kesehatan.

    Solusi

    Banyak Kabupaten tidak memiliki fasilitas mengobati penyakit jantung. Upgrade 66 rumah sakit di 66 Kabupaten Kota di tahun 2025 dan 2026 lengkap dengan fasilitas dan dokter spesialis tindakan jantung untuk pemerataan layanan kesehatan.

  6. #89

    Masalah

    1 dari 5 anak Indonesia mengalami stunting dengan jumlah absolut terbanyak di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan jumlah relatif terbanyak di Papua Tengah, NTT dan Papua Pegunungan.

    Solusi

    Program makan bergizi gratis (MBG) diantar ke rumah setiap hari dengan kandungan protein yang disesuaikan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita - terutama di 1.000 hari pertama kehidupan. Dari 3.000 porsi, setiap dapur MBG (SPPG) wajib masak 1.000 porsi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

  7. #90

    Masalah

    Penyebab utama kematian warga Indonesia bersumber dari konsumsi berlebihan makanan minuman tidak sehat terutama yang tinggi gula.

    Solusi

    Peluncuran kebijakan pencantuman label gizi Nutri Level A, B, C atau D pada pangan siap saji, terutama minuman berpemanis mulai April 2026. Sebagai contoh, minuman dengan Nutri Level D mengandung 10 g gula per 100 mL.